Thursday, September 27, 2018

Kisah Baginda Nabi Muhammad SAW Lengkap terbaru


Nabi Muhammad SAW
kisah baginda nabi muhammad SAW lengkap



 Kisah hidup Rasulullah SAW. Memang penuh dengan hikmah. Meskipun beliau seorang Nabi dan Rasul pilihan Allah, hidupnya tidak lantas selalu bahagia dan mudah. Beliau juga tetap menerima cobaan dan tantangan dalam berdakwa menyebarkan agama Islam.
Kesabaran, kegigihan, dan semangat beliaulah yang harus kita jadikan inspirasi dalam menjalani kehidupan yang lebih baik lagi, kehidupan yang diridhoi oleh Allah SWT..
Meskipun kisah hidup beliau sudah banyak kita dengar, tetapi masih ada juga beberapa di antara kita yang belum pernah mengetahui kisah Rasulullah secara lengkap.
Oleh karena itu, marilah kita kembali membaca kisah Nabi Muhammad SAW., sang Rasul penuntun umat, dari beliau dilahirkan hingga wafat.
Kisah Kelahiran dan Masa kecil Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW. Dilahirkan di Mekkah pada tahun 570 M, yaitu pada tahun yang sama ketika Raja Abrahah dari Yaman melakukan penyerbuan ke Mekkah dengan maksud untuk menghancurkan kakbah. Tahun tersebut juga dinamakan sebagai Tahun Gajah karena pasukan penyerang Abrahah menggunakan gajah sebagai tunggangannya. Para ulama menyepakati bahwa tanggal lahir Nabi Muhammad SAW. Jatuh pada tangal 12 Rabiul Awal.
Enam bulan sebelum dilahirkan, ayah Nabi Muhammad SAW. Yang bernama Abdullah wafat. Setelah dilahirkan, sesuai dengan tradisi bangsa Quraisy pada masa itu, Muhammad kecil kemudian diasuh dan disusui oleh Halimah binti Dzuaib As-Sa’diyah beliau berumur dua tahun.
Stelah masa engasuhan Halimah, ibunya sang Nabi, yaitu Aminah, kembali menjemput dan membawa beliau ke Madinah. Pengasuh Nabi yang beru bernama Ummu Aiman. Sayangnya, Nabi kemudian menjadi yatim piatu pada saat dirinya berusia 6 tahun ibu Nabi Muhammad SWA. Meninggal karena sakit.
Nabi kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib hingga usianya 8 tahun. Sepeninggal kakeknya, Nabi dibesarkan oleh pamannya, Abu Thalib. Pada usia 9 tahun, Nabi sudah diajak oleh pamannya hingga ke negeri syam (suria).
Ketika sedang berda di kota Basrah, rombongan pedagang Abu Thalib berjumpa dengan pendeta Nasrani yang bernama Buhaira. Pendeta tersebut lalu memberitahukan kepada Abu Thalib bahwa keponakannya itu memiliki tanda-tanda keNabian. Bukhairah berpesan kepada Abu Thalib untuk senantiasa menjaga Muhammad, karena kelak, akan menjadi Rasul terakhir yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT.
Kisah pernikahan Nabi Muhammad dengan Khadijah
Sejak usia beliau, Nabi Muhammad terkenal dengan julukan Al-Amin artinya adalah orang yang dapat dipercaya. Gelar ini diperoleh karena beliau selalu jujur dalam berdagang. Beliau tidak pernah menutup-nutupi dagangannya yang rusak, kondisi barang dagangannya selalu tunjukkan kepada para pembelinya tanpa berbohong.
Karena gelar inilah, Khadijah binti Khuwailid yang merupakan seorang janda dan saudagar kaya raya tertarik untuk mempekerjakan beliau. Khadijah kemudian memercayakan pengaturan binisnya kepadaa Nabi Muhammad SAW.. Khadijah sangat terkesan ketika baginda Nabi membaca keuntungan berdagang yang berkali-kali jumlahnya.
Kedekatan di antara keduanya kemudian terus berlanjut. Bukan hanya terkait masalah berniaga saja, tetapi keduanya juga jatuh hati. Meskipun Khadijah merupakan seorang janda berusia 40 tahun, Muhammad SAW. Yang waktu itu berusia 25 tahun tidak keberatan untuk menikahi Khadijah.
Kerasulan dab kisah Turunnya Wahyu pertama
Menginjak usia 40 tahun, Muhammad ditetapkan oleh Allah SWT. Sebagai seorang Nabi dan Rasul. Hal ini ditandai dengan diturunkannya wahyu pertama oleh Allah SWT. lewat perantara Malaikat Jibril ketika sang Nabi sedang berada di Gua Hira.
Wahyu pertama yang turun kepada Nabi adalah surah Al-Alaq ayat 1-4 yang berbunyi:
‘’Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan menusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahui.’’
Dengan turunnya wahyu tersebut, Muhammad telah resmi menjadi seorang Nabi dan Rasul. Maka dari itu, beliau juga kewajiban untuk berdakwa dan menyampaikan kebenaran dari Allah SWT kepada seluruh umatnya.
Beliau kemudian melakukan dakwa pertamanya secara sembunyi-sembunyi. Adapun orang-orang yang pertama kali menjadi pengikut baginda Rasulullah dalam dakwa secara sembunyi-sembunyi ini adalah istri beliau, Khadijah, sahabat beliau, Abu Bakar Al-Shiddiq dan Zaid bin Haritsah, pengasuh beliau, Ummu Aiman, sepupu beliau, Ali bin Abu Thalib, dan seorang budak, Bilal bin Rabah. Orang-orang yang pertama kali memeluk Islam ini juga sering disebut sebagai As-Sabiqun al-Awwalun.
Setelah tiga tahun menjalankan dakwa secara diam-diam, turun perintah dari Allah SWT lewat surah Al-Hijr ayat 94 yang memerintahkan Nabi untuk berdakwa secara terang-terangan. Ayat tersebut berbunyi:
‘’Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.’’
Kisah Nabi Muhammad SAW. Melakukan Isra Mi’raj dan Mendapat perintah salat
Peristiwa luar biasa ini terjadi di tahun kesebelas kenabian Muhammad SAW.. Tahun ini juga biasa disebut sebagai tahun kesedihan, karena pada tahun ini, Abu Thalib dan Khadijah wafat.
Untuk menghibur Nabi Muhammad SAW. Yang sedang bersedih, Allah kemudian mengutus Malaikat Jibril untuk mendampingi Nabi melakukan perjalan Isra Mi’raj. Isra adalah perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sedangkan Mi’raj merupakan perjalanan Rasulullah dari Masjidil Aqsa naik ke langit ketujuh.
Di langit ketujuh inilah, Rasulullah mendapatkan perintah salat 5 waktu yang wajib dikerjakan oleh seluruh umat Islam.
Kisah Nabi Muhammad SAW. Hjirah ke Madinah
Akibat perlakuan para penduduk Mekkah yang kasar terhadap para pemeluk Islam, timbulah gagasan untuk hijrah. Hijrah ini juga sebagai langkah awal Rasulullah dalam memperluaskan agama Islam ke seluruh jazirah Arab.
Umat Isla dari kota Mekkah, termasuk Nabi Muhammad SAW. kemudian hijrah ke kota Yastrib pada tahun 622 M. Kota tersebut kemudian dikenal sebagi Madinah atau Madinatun Nabi yang berarti kota Nabi. Di Madianh pula, Rasulullah mewujudkan sistem pemerintahan Isla atau kekhalifan.
Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Baginda Nabi Muhammad SAW. wafat pada bulan juni 632 M atau pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriyah dalam usia 63 tahun karena sakit demam yang dideritanya. Makam Nabi Muhammad SAW. saat ini dapat ditemukan di kompleks Masjid Nabawi, Arab saudi. Nabi Muhammad SAW. menjalankan masa dakwanya selama kurang lebih 23 tahun.
Keturunan Nabi Muhammad SAW
Anak Nabi Muhammad SAW. berjumlah 7 orang, 3 di antaranya laki-laki dan 4 merupakan perempuan. Mereka adalah Al Qasim, Zainab, Ruqaiyah, Fatimah Az Zahra, Ummu Kultsum, Abdullah dan Ibrahim.
Mukjizat Nabi Muhammad SAW
Mukjizat terbesar dari Nabi Muhammad SAW. adalah Al Qur’an. Mukjizat lainnya yang terdapat pada Nabi Muhammad adalah perjalanan Isra Mi’raj dan dapat membuat bulan terbelah hanya dengan mengunakan jari tangannya saja. Mukjizat-mukjizat ini tentu saja wajib kita percayai sebagai umat Islam.
Itulah ringkasan kisah Nabi Muhammad SAW. yang sudah sepatutnya kita ketahui dan selalu kita ingat. Semoga, dengan mengetahui sejarah Rasulullah, kita dapat lebih banyak belajar lagi untuk dapat menjadikan beliau sebagai pedoman dalam hidup.
Mengapa kita wajib menjadikan Nabi Muhammad SAW. sebagai pedoman? Karena kelak, ketika di padang Mahsyar, beliau hanya akan menolong umat-umatnya yang taat kepada ajaranya.
Terimah kasih
Assalamu’alaikum....


2 comments:

  1. Anak Nabi Muhammad SAW. berjumlah 7 orang, 3 di antaranya laki-laki dan 4 merupakan perempuan. Mereka adalah Al Qasim, Zainab, Ruqaiyah, Fatimah Az Zahra, Ummu Kultsum, Abdullah dan Ibrahim.

    ReplyDelete