Monday, September 24, 2018

kisah khalifah Usman Bin Affan R.A lengkap


Usman bin Affan
kisah khalifah usman bin affan R.A

Usman bin Affan sahabat Nabi Muhammad SAW yang merupakan Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Nama lengkap beliau adalah Usman bin Affan Al-Amawi Al-Quaeisyi, berasal dari Bani Umayyah. Lahir pada tahun keenam tahun Gajah. Kira-kira lima tahun lebih muda dari Rasulullah SAW.
Nama panggilannya Abu Abdullah dan gelarnya Dzunnurrain (yang punya dua cahaya). Sebab digelari Dzunuraian karena Rasulullah menikahkan dua putrinya untuk usman; Roqqoyah dan Ummu Kultsum. Ketika Ummu Kaltsum wafat, Rasulullah berkata; ‘’sekiranya kami punya anak perempuan yang ketiga, niscaya aku nikahkan denganmu.’’ Dari pernikahannya dengan Roqoyyah lahirlah anak laki-laki. Tapi tidak sampai besar anaknya meninggal ketika usia 6 tahun pada tahun 4 Hijiah.
Menikahi 8 wanita, empat diantaranya meninggal yaitu Fakhosyah, Ummu Banin, Ramlan dan Nailah. Dari perkawinannya lahir 9 anak laki-laki; Abdullah al-Akbar, Abdullah al-Ashgar, Amru, Umar, Kholid, al-Walid, Sa’id dan Abdul Muluk. Dan 8 anak perempuan.
Nama ibu beliau adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar, yaitu sesudah Islamnya Ali bin Abi Thalib dan Zaid bin Haristah. Beliau adalah salah satu sahabat besar dan utama Nabi Muhammad SWA, serta termasuk pula golongan as-Sabiqun al-Awwalin, yaitu orang-orang yang terdahulu Islam dan beriman.
Usman adalah seorang yang saudagar yang kaya tetapi dermawan. Beliau adalah seorang pedagang kain yang kaya raya, kekayaan ini beliau belanjakan guna mendapat keridhaan Allah, yaitu untuk pembangun umat dan ketinggihan Islam. Beliau memiliki kekayaan ternak lebih banyak dari pada orang arab lainnya.
Ketika kaum kafir Quarisy melakukan penyiksaan terhadap umat islam, maka Usman bin Affan diperintahkan untuk berhijrah ke Habsyah (Abyssinia, Ethiopia). Ikut juga bersama beliau sahabat Abu Khudzaifah, Zubir bin Awwam, Abdurahman bin Auf dan lain-lain. Setelah itu datang pula perintah Nabi SAW supaya beliau Hijrah ke madinah. Maka dengan tidak berpikir panjan lagi beliau tinggalkan harta kekayaan, usaha dagang dan rumah tangga guna memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya. Beliau Hijrah bersama-sama dengan kaum Muhajirin lainnya.
Pada peristiwah Hudaibiyah, Utsman dikirim oleh Rasulullah untuk menemui Abu di Mekkah. Usman diperintahkan Nabi untuk menegaskan bahwa rombongan dari Madinah hanya akan beribadah di ka’bah, lalu segera kembali ke Madina, bukan untuk memerangi penduduk Mekkah.
Suasana sempat tegang ketika usman tak kunjung kembali. Kaum muslimin sampai ikrar Rizwan-bersiap untuk mati bersama untuk menyelamatkan Usman. Namun pertumpahan darah akhirnya tidak terjadi. Abu Sofwan lalu mengutus Suhail bin Amir untuk berunding dengan Nabi Muhammad SAW. Hasil perundingan dikenal dengan nama perjanjian Hudaibiyah.
Semasa Nabi SAW masih hidup, Usman pernah dipercayai oleh Nabi untuk menjadi walikota Madinah, semasa dua kali masa jabatan. Pertama pada perang Dzatir Riqa dan yang kedua kalinya, saat Nabi SAW sedang melancarkan perang Ghatfahan.
Usman bin Affan aadalah seorang ahli ekonomi yang terkenal, tetapi jiwa sosial beliau tinggi. Beliau tidak segan-segan mengeluarkan kekayaannya untuk kepentingan Agama dan Masyarakat umum.
Sebagai Contoh :
1. Usman bin Affan membeli sumur yang jernih airnya dari seorang Yahudi seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas pada waktu itu. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum.
2 .Memperluas Masjid Madinah dan membeli tanah di sekitarnya.
3. Beliau mendermakan 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya ekspedisi tersebut.
4. Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering.
Masa Kekhalifahan
Utsman bin Affan diangkat menjadi Khalifah atas dasar musyawarah dan keputusan sidang panitia enam, yang anggotanya dipilih oleh Khalifah Umar bin Khatab sebelum beliau wafat. Keenam anggota panitia itu ialah Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdurahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam bin Thalhah bin Ubaidillah.
Tiga hari setelah Umar bin Khatab wafat, bersidanglah panitia emam ini. Abdurrahman bin Auff memulai pembicaraan dengan mengatakan siapa diantara mereka yang bersedia mengundurkan diri. Ia lalu menyatakan dirinya mundur dari pencalonan. Tiga orang lainnya menyusul. Tinggallah Utsman  dan Ali. Abdurrahman ditunjuk menjadi penentu. Ia lalu menemui banyak orang meminta pendapat mereka. Namun pendapat masyarakat pun terbelah.
Konon, sebagian besar warga memang cenderung memilih Utsman. Sidangpun memutuskan Utsman sebagai Khalifah. Ali sempat protes. Abdurrahman adalah ipar Utsman. Sejak lama kedua keluarga itu bersaing. Namun Abdurrahman menyakinkan Ali bahwa keputusan adalah murni dari nurani. Ali kemudian menerima keputusan itu.
Maka Utsman bin Affan menjadi Khalifah ketiga dan yang tertua. Pada saat diangkat, ia telah berusia 70 tahun. Peristiwa ini terjadi pada bulan Muharram tahun 24 H. Pengumuman dilakukan setelah selesai Shalat dimasjid Madinah.
Masa KeKhalifaannya merupakan masa yang paling makmur dan sejahtera. Konon ceritanya sampai rakyatnya haji berkali-kali. Bahkan seorang budak dijual sesuai berdasarkan berat timbangannya.
Beliau adalah Khalifah kali pertama yang melakukan perluasan masjid al-Haram (Mekkah) dan masjid Nabawi (Madinah) karena semakin ramai umat Islam yang menjalankan rukun Islam kelima (haji). Beiau mencetuskan ide polisi keamanan rakyatnya, membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan mengadili perkara. Hal ini belum pernah dilakukan oleh Khalifah sebelumnya. Abu Bakar dan Umar bin Khatab biasanya mengadili suatu perkara di masjid.
Pada masanya, Khutbah Idul fitri dan adha didahulukan sebelum Sholat. Begitu juga adzhan pertama pada Sholat Jum’at Beliau memerintahkan umat Islam pada waktu itu untuk menghidupkan kembali tanah-tanah yang kosong untuk kepentingan pertani.
Di masanya, kekuatan Islam melebarkan ekspansi. Untuk pertama kalinya, Islam mempunyai armada laut yang tangguh. Muawiyah bin Abu Sofyan yang menguasai wilayah Syria, palestina dan Liibanon membangun armada itu. Sekitar 1.700 kapal dipakai untuk mengembangkan wilayah ke pulau-pulau di Laut tengah. Siprus  pulau Rodhes digempur. Konstantinopelpun sempat dikepung.
Prestasi yang diperoleh selama beliau menjadi Khalifah antara lain
1.Menaklukan Syiria, kemudian mengangkat Mu’awiyah sebagai Gubernur.
2.Menaklukan Afrika Utara, dan mengakat Amr bin Ash sebagai Gubernur disana.
3.Menaklukan daerah Arjan dan Persia.
4.Menaklukan Khurasan dan Nashabur di Iran.
5.Memperluas Masjid Nabawi, Madinah dan Masjidil Haram, Mekkah.
6.Membakukan dan meresmikan mushaf yang disebut Mushaf Utsamani, yaitu kitab Al-qur’an yang dipakai oleh seluruh umat islam seluruh dunia sekarang ini. Khalifah Utsman membuat lima salinan dari Al-qur’an ini dan menyebarkannya ke berbagai wilayah Islam.
7.Setiap hari jum’at beliau memerdekakan seorang budak (bila ada)
Wafatnya Beliau
Riwayat menyebutkan Muhammad bin Abu Bakar (Gubernur Mesir yang Baru) membunuh Utsman bin Affan yang sedan membaca Al-Qur’an. Dalam riwayat lain. Disebutkan yang membunuh adalah Aswadan bin Hamrab dari Tujib, Mesir. Riwayat lain menyebutkan pembunuhannya adalah Al Ghafiki dan Sudan bin Hamran. Beliau wafat pada bulan haji tahun 35 H. Dalam usia 82 tahun setelah menjabat sebagai Khalifah selama 12 tahun. Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.


TERIMA KASIH..
ASSALAMUALAIKUM Wr.Wb,,

2 comments:

  1. Semasa Nabi SAW masih hidup, Usman pernah dipercayai oleh Nabi untuk menjadi walikota Madinah, semasa dua kali masa jabatan. Pertama pada perang Dzatir Riqa dan yang kedua kalinya, saat Nabi SAW sedang melancarkan perang Ghatfahan.

    ReplyDelete